Menguak 'Pemain Asing' Dalam Jejaring Match Fixing di Indonesia - Wargoal - Berita & Olahraga | Highlights dan Live Streaming

Breaking News

Post Top Ad

mbscasino   mbscasino
 

Post Top Ad

Friday, 30 November 2018

Menguak 'Pemain Asing' Dalam Jejaring Match Fixing di Indonesia

Bambang Suryo kembali angkat bicara soal pengaturan pertandingan yang masih marak mewarnai sepak bola Indonesia. Mantan runner match fixing ini menyebut bandar yang ikut bermain di sepak bola Indonesia tak sekadar dari dalam negeri.
"Jangan salah, dari luar banyak sekali yang ikut main di sini," ujar Bambang Suryo, pada Bola.net.
"Jadi, bukan orang-orang dari dalam negeri saja. Orang luar ada banyak yang ikut bermain," sambungnya.
Menurut pria yang karib disapa BS ini, ada sejumlah negara yang bandarnya ikut berkecimpung dalam skandal pengaturan skor di Indonesia. Orang-orang ini, menurut pria yang saat ini menjadi Manajer Metro FCtersebut, paling banyak berasal dari Malaysia dan Singapura.
"Selain dari dua negara tersebut, saat ini masuk juga pemain dari Kamboja dan Eropa," tuturnya.
Pernyataan BS, yang menyebut ada 'pemain asing' dalam pengaturan skor di Indonesia, senada dengan data yang didapat dari salah satu sumber Bola.net. Dalam file berformat xls ini, terdapat nama sejumlah pengatur skor asal luar negeri yang ikut bermain di kompetisi dalam negeri.
Dalam file yang didapat Bola.net beberapa waktu lampau ini, ada lima nama pengatur pertandingan yang kerap beroperasi di Indonesia. Mereka adalah Jimmy Ruslan (Malaysia), Michael (Malaysia), Don (Singapura), DAS (Malaysia), dan Zha (Tiongkok). Selain mereka berlima, ditengarai ada banyak lagi 'pemain asing' yang terlibat.
BS sendiri mengakui nama-nama dalam file yang dimiliki Bola.net ini sebagai orang-orang yang biasa ikut mengatur pertandingan di Indonesia. Namun, ia menyebut ada beberapa yang mengubah identitasnya karena kiprahnya sudah mulai terendus.
"Don misalnya. Ia saat ini kerap menyebut dirinya sebagai Rudy atau Salim," ungkap BS.
Sementara itu, terkait pengatur skor asal Kamboja yang baru masuk ke kancah sepak bola Indonesia, BS sempat diundang untuk bertemu pada awal tahun ini. Namun, ia mengaku menolak tawaran kerja sama dari bandar ini.
"Saya beri ia nomor telepon seseorang. Namun, beberapa saat kemudian, yang nongol justru si 'Sontoloyo'," katanya.
Lebih lanjut, BS menyebut, kendati banyak 'pemain asing' yang terlibat dalam pengaturan skor di Indonesia, mereka sejatinya bukan bandar. Mereka, sambungnya, hanya kaki tangan dari seorang bandar besar.
"Namanya Toni. Ia orang Singapura," ungkap BS.
"Mengapa ia menurunkan banyak kaki tangan di sepak bola Indonesia? Karena pertandingan ada banyak," tandasnya.
sumber : bola.net

No comments:

Post a comment

Post Top Ad